Sunday, January 25, 2026

Film Malam 3 Yasinan Hadirkan Kembali Horor Klasik


FILM horor Malam 3 Yasinan besutan sutradara Yannie Sukarya akan tayang di bioskop pada 8 Januari 2026. Film tersebut diproduksi oleh Alkimia Production menggandeng Helroad Films. Malam 3 Yasinan dibintangi Shalom Razade, Farhan Rasyid, Hamish Daud, Baim Wong, dan aktor senior Piet Pagau.

Salah satu produser, Wulan Guritno berharap film Malam 3 Yasinan dapat diminati penonton. Ia menilai Malam 3 Yasinan itu dapat menambah warna baru dalam perfilman horor di Indonesia. “Sebenarnya, ini kerinduan kita akan film horor klasik yang bikin penasaran dan penuh dengan intrik,” tutur Wulan dalam konferensi pers Official Trailer Malam 3 Yasinan, Kamis, 11 Desember 2025 di Luc Coffee, Jakarta Selatan. 

Menurut Amanda Soekasah yang juga menjadi produser, film tersebut menampilkan sisi kelam kehidupan manusia. “Setiap karakternya ada yang mencerminkan keserakahan, keangkuhan, ketakutan, dan menyalahkan diri sendiri,” ujarnya.

Malam 3 Yasinan: Film Horor Penuh Misteri

Sutradara Yannie Sukarya menjelaskan, ide awal pembuatan film ini berasal dari mimpinya. Ia mengembangkan ide untuk menyusun cerita dalam film Malam 3 Yasinan ini. “Film ini bikin merinding, menakutkan, dan mengagetkan bukan dari hantunya saja, tetapi juga melalui misteri yang ada dalam film ini,” kata Yannie. 

BACA JUGA:  Serial Timnas Indonesia di Piala AFF U-23: Sporadis dan Bengis

Wulan menimpali ketakutan yang muncul dalam film ini juga tentang rasa bersalah menyimpan dosa.”Penonton akan diajak masuk mengikuti dosa obsesi akan keserakahan dan pencitraan yang akhirnya menyesatkan,” ucapnya. 

Sinopsis Film Malam 3 Yasinan

Film Malam 3 Yasinan bercerita mengenai keluarga besar konglomerat pemilik pabrik gula Djoyodiredjo dengan latar waktu ’80-an. Setelah kematian Sara (Shalom Razade) secara mendadak, misteri kelam masa lalu pun mulai terkuak. Satu per satu teror harus dihadapi oleh anggota keluarga yang tinggal di rumah mewah milik Opa Hendra (Piet Pagau).

Ternyata selama ini, Opa Hendra menyimpan rahasia kelam keluarganya rapat-rapat. Ia menyembunyikan rahasia tersebut karena prinsip dari peribahasa Jawa mikul dhuwur, mendhem jero. Upaya Opa Hendra menjaga keutuhan keluarga besarnya berakhir gagal. 

CAHYA SAPUTRA



Source link

Berita Lainnya

Berita Populer

spot_img