KONTESTAN Miss Universe asal Jamaika, Gabrielle Henry mengalami pendarahan otak akibat terjatuh dari panggung saat berkompetisi dalam babak penyisihan gaun malam Miss Universe di Thailand pada 19 November 2025. Miss Universe Organization (MUO) bersama keluarga Gabrielle menyampaikan kondisi dan upaya penanganan atas insiden yang menimpa kontestan tersebut.
Pilihan Editor: Miss Universe Jamaika Jatuh dari Panggung, Kondisi Tak Baik di ICU
Cedera Serius Setelah Terjatuh dari Panggung
Dalam siaran pers yang dirilis pada Senin, 8 Desember 2025, Miss Universe Organization bersama keluarga menyampaikan Gabrielle Henry mengalami jatuh tragis saat melakukan peragaan busana pada babak preliminary, 19 November 2025. Akibat kejadian itu, ia menderita pendarahan otak (intracranial hemorrhage) disertai hilang kesadaran, patah tulang, luka robek di wajah, dan sejumlah cedera serius lain.
“Dia segera dirawat di ruang perawatan intensif di Bangkok, di mana dia tetap dalam kondisi kritis di bawah pemantauan neurologis terus-menerus, dan terus membutuhkan pengawasan spesialis 24 jam,” tulis Miss Universe Organization.
Gabrielle dijadwalkan kembali ke Jamaika dalam beberapa hari mendatang, dengan pendamping tim medis lengkap. Sesampainya sana, ia akan langsung dirujuk ke rumah sakit untuk melanjutkan perawatan dan pemulihan.
Dukungan Penuh dari Miss Universe Organization
Miss Universe Organization membiayai seluruh biaya rumah sakit, perawatan medis, rehabilitasi di Thailand, serta penginapan dan biaya hidup bagi ibu dan saudara perempuan Gabrielle Henry yang mendampingi selama proses perawatan. Lebih lanjut, MUO juga menanggung biaya penerbangan repatriasi medis yang diatur oleh rumah sakit, dan berkomitmen menanggung seluruh biaya medis di masa mendatang akibat insiden tersebut.
Melalui pernyataan resmi, pihak keluarga Gabrielle menyatakan rasa terima kasih yang mendalam atas “belas kasih, kehadiran, dan kasih sayang” yang ditunjukkan MUO, tindakan yang menurut mereka melampaui tanggung jawab profesional serta perlindungan atas keluarga.
MUO pun dengan tegas membantah keras sejumlah pemberitaan media yang menyebut bahwa Gabrielle “berkontribusi” terhadap insiden tersebut. Organisasi menyatakan bahwa tuduhan semacam itu sepenuhnya tidak berdasar dan sama sekali tidak mencerminkan fakta.
Keluarga Gabrielle juga menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Jamaika, komunitas Miss Universe, dan seluruh pendukung di seluruh dunia atas doa, dukungan, dan dorongan semangat yang mengalir deras untuk kesembuhannya.
Unggahan Raul Rocha
Di tengah kontroversi yang terus menghujani Miss Universe 2025, sang co-owner, Raul Rocha membagikan unggahan di instagram pribadinya yang berisi siaran pers MUO, lengkap dengan keterangan panjang berbahasa Spanyol. Rocha membuka dengan ucapan syukur kepada Tuhan karena Miss Universe Jamaika sedang bersiap untuk kembali ke rumah serta berterimakasih kepada pihak-pihak yang memberikan doa.
Rocha juga menyebut tentang media yang terus mencari sensasi dengan menyebar cerita kejam. Dengan ini ia mengajak untuk berdoa agar Tuhan mengampuni mereka dan menemukan kedamaian batin. Sebagai penutup ia meninggalkan kutipan ayat Alkitab tentang hukuman bagi saksi palsu, dosa yang akan terungkap, dan kejahatan yang tak bisa disembunyikan.
Unggahan yang dibagikan pada Senin, 8 Desember 2025 tersebut telah dibatasi, sehingga publik tidak dapat meninggalkan komentar.


