Sunday, January 25, 2026

MUI Minta Masyarakat Hentikan Polemik Miftah Maulana: Fokus pada Pesan Damai

MIMBARKEPRI.CO, Jakarta – Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Zainut Tauhid Sa’adi, menghimbau masyarakat untuk menghentikan polemik terkait dengan Miftah Maulana. Ia menilai bahwa polemik tersebut tidak produktif.

“Miftah juga sudah meminta maaf dan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan,” kata Zainut dalam keterangan resmi, Senin, 9 Desember 2024.

Zainut menyatakan bahwa peristiwa tersebut perlu dijadikan sebagai ibrah atau pelajaran yang berharga bagi setiap pelaku dakwah, ustaz, dan tokoh agama. Mereka harus berhati-hati dalam memilih diksi maupun redaksi kalimat agar tidak menimbulkan kegaduhan dan melukai perasaan orang lain.

“Setiap pelaku dakwah harus menjadikan ruang publik sebagai media edukasi masyarakat dengan menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang mencerahkan, mendidik dan menyejukkan,” kata Zainut. “Ruang publik harus bebas dari ujaran kebencian, fitnah, hoaks dan ungkapan yang bernada merendahkan orang lain.”

Zainut menghargai sikap Miftah yang melakukan permohonan maaf disertai dengan pengunduran diri dari jabatan yang diembannya.

Miftah Maulana Habiburrahman sebelumnya mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. Hal itu dinyatakan Miftah dalam konferensi pers di kediamannya, Pondok Pesantren Ora Aji Sleman Yogyakarta, Jumat siang, 6 Desember 2024.

BACA JUGA:  Komisi IV DPRD Batam Soroti Uang Pangkal Sekolah Swasta, Kadisdik : Kami Minta Dicicil Hingga Siswa Lulus - batamstraits.com

Miftah mengundurkan diri pasca kasus hinaannya yang berturut turut viral pekan ini. Setelah menjadi sorotan tajam masyarakat karena video yang menghina penjual es teh saat ia mengisi pengajian di Magelang, kini beredar video lawas Miftah merendahkan pelawak senior Yati Pesek.

Dalam video lawas itu, di depan para penonton, Miftah berbincang dengan aktris senior itu, dengan niat untuk hiburan setelah Yati Pesek menyanyikan tembang Jawa, ‘Bajing Loncat’. Alih-alih melucu, kalimat Miftah justru merendahkan dan menghina Yati Pesek. (*)

Berita Lainnya

Berita Populer

spot_img